Skip to main content

Resensi Buku Pengantar Teori Filologi



Pengantar Teori Filologi
Oleh: Dr. Siti Gomo Attas, M.Hum
Desain Cover & Lay out:
Wengki Fitrison
Editor:
Dr. Nurudin, MA
Diterbitkan oleh:
Lembaga Pengembangan Pendidikan
Universitas Negeri Jakarta
Maret, 2017, cetakan II
Sitti Gomo Attas
ISBN: 978-602-729-7-1

Buku ini telah penulis siapkan sejak tahun 1997, ketika mulai membantu dosen senior sebagai tim pengajar Mata Kuliah Pengantar Filologi dan berkomunikasi dengan para staf perpusnas RI bidang naskah sebagai pengampu Mata Kuliah Filologi dari tahun 2000 hingga sekarang. Jatuh bangun penulis mempelajari bidang filologi awalnya rasa senang dan keingintahuan penulis mengenai ilmu pernaskahan. Orang selalu mengejek bidang kajian ini sebagai “ilmu kuno”, namun hal ini saya tepis kalua naskahnya memang kuno/kuna tetapi ilmu kajian ini tidaklah kuno dari sudut pandang ketinggalan zaman, sebagaimana sejarah peradaban ditandai dengan munculnya tulisan dan filologi muncul sebagai pionir untuk mengungkap tulisan, terutama jika dihubungkan dengan kajian Bahasa dan sastra, termasuk ilmu lain yang interdisipliner terhadap kajian filologi ini. Filologi harus menyediakan bahan kajian (suntingan teks) agar dapat diteliti oleh berbagai bidang ilmu lain. Peran filologi dalam hal ini cukup besar terutama mejelaskan Bahasa dan sasatra di Nusantara.

Comments

Popular posts from this blog

PENOKOHAN DALAM CERPEN MALAIKAT JUGA TAHUKARANGAN DEWI LESTARI DANMAAFKAN BUNDA,ANAKKU!” KARANGAN IRNA SYAHRIAL : KAJIAN INTERTEKSTUAL (Oleh: Anisa Yulicahyanti)

PENOKOHAN DALAM CERPEN  MALAIKAT JUGA TAHU KARANGAN DEWI LESTARI DAN MAAFKAN BUNDA,ANAKKU!”  KARANGAN IRNA SYAHRIAL : KAJIAN INTERTEKSTUAL ABSTRAK Karya sastra sebagai proses kreatif yang merupakan gambaran masyarakat dibentuk oleh pandangan sang pencipta. Sebuah karya sastra dapat pula menjadi contoh atau sandaran bagi karya sastra yang lahir berikutnya. Pada c erpen Malaikat Juga Tahu karya Dewi Lestari dan cerpen  Maafkan Bunda,Anakku! Karya Irna Syahrial   diindikasikan mengandung perbedaan serta persamaan didalamnya. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penokohan dari cerpen Malaikat Juga Tahu karya Dewi Lestari dan cerpen  Maafkan Bunda,Anakku! Karya Irna Syahrial  Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan kajian intertekstual yang dikemukakan oleh Pradopo. Adapun dalam penelitian ini didapat hasil yaitu adanya persamaan tokoh kedua cerpen yang menekankan tokoh yang menderita Down Syndrom. Dala...

RESENSI BUKU SOSIOLOGI SASTRA WIYATMI Oleh Ridwan Alsyirad

RESENSI BUKU SOSIOLOGI SASTRA WIYATMI Oleh Ridwan Alsyirad Resensi wiyatmi A. Latar Belakang 1. Tema Tema dalam buku Sosiologi Sastra ini adalah sosial budaya masyarakat. 2. Deskripsi Buku Buku Sosiologi Sastra merupakan buku yang memberi pengetahuan tentang perkembangan teori sosiologi sastra dan bagaimana mengkaji karya sastra dengan pendekatan sosiologi. Kajian sosiologi sastra didukung oleh pendapat para ahli. Penulis juga memberi contoh beberapa karya sastra yang sudah dikaji. Buku ini menjelaskan bagaimana pendekatan-pendekatan sosiologi sastra dilakukan. Hal ini dipaparkan secara kronologis sejak munculnya pendapat Plato mengenai karya sastra. 3. Pengenalan Pengarang Wiyatmi lahir di Purworejo, 10 Mei 1965. Kecintaannya kepada karya sastra (dongeng, cerpen, novel,  dan puisi) diawali dengan masa kecilnya yang akrab  majalah, surat kabar, dan buku-buku cerita yang dipinjam ayahnya dari sekolah tempat ayahnya mengajar. Hari-hari masa kecilnya juga di...

Sosiologi Sastra : Teori dan Kajian terhadap Sastra Indonesia

Muhammad Kahfi Judul Buku : Sosiologi Sa s tra: Teori dan Kajian terhadap Sastra Indonesia Penulis Buku : Dr. Wiyatmi, M.Hum. Penerbit Buku : Kanwa Publisher Cetakan : 1, 2013 Tebal Buku : 197 halaman Sinopsis Sosiologi Sastra : Teori dan Kajian terhadap Sastra Indonesia Sosiologi Sastra merupakan kajian interdisipliner untuk mengemukakan seluk beluk masyarakat yang hidup disuatu zaman atau wilayah yang tak terekam oleh mata orang – orang milenial. Namun, dengan suatu karya sastra dan dikaji dengan pendekatan ini membuat penggambaran besar suatu zaman tertentu yang memuat adat istiadat atau kultur masyarakat suatu zaman untuk diketahui oleh para sosiolog zaman milenial. Dalam tiap pendekatan ilmiah memiliki banyak sub kajian yang menjadi perhatian para peneliti untuk menggunakannya dalam penelitiannya. Khususnya penelitian dibidang sosiologi yang notabenenya harus bersifat objektif. Menekankan pada aspek pembelajaran mengenai pengaplikasian tiap – t...